Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

KILAS BALIK SEJARAH

Gambar
        Mereka adalah satu kesatuan, terikat oleh cinta dan   rasa kekeluargaan dalam naungan adat istiadat, berjalan beriringan dengan tujuan yaitu menjaga dan melestarikan budaya peninggalan leluhur. Langkah yang apik memiliki seribu makna, busana sederhana dan bakul di atas kepala seolah menceritakan tentang kesabaran menjalani hidup, artinya seberat apapun beban yang ada dalam hidup kita harus tetap melangkah.Perjalanan panjang menuju mata air ini merupakan kilas balik perjalanan sejarah ritual maulid adat sejak zaman leluhur yaitu ritual bisok menik   (cuci beras).        Kegiatan bisoq menik (cuci beras) bukan sekedar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah. Lokasi bisoq menik ini tidak pernah berubah sejak zaman dulu hingga sekarang yaitu di Lokok Bajo. Puluhan ibu rumah tangga yang mengenakan baju khas berupa kain poleng dan ikat kepala, tampak berjalan keluar...

Tinggalkan atau Halalkan

SORONG SERAH AJI KRAME Sorong Serah Aji krame berasal dari kata aji yang berarti nilai dan karma yang berarti cara/adat.Aji krame ini sebagai nilai adat yaitu sebagai nilai harga diri dari pihak laki-laki di dalam adat sasak itu sendiri.  Pelaksanaan adat aji krame menurut ceritra, berlaku sejak zaman kerajaan selaparang, sesudah masuknya agama islam di pilau Lombok, bahkan pulau Lombok sendiri pada waktu itu dinamakan pulau selaparang dimana kerajaan-kerajaan kecil keseluruhan bernaung dibawahnya. Adapun simbol-simbol yang dipergunakan dalam upacara adat sorong serah ini antara lain.Sesirah (kepala) biasanya terdiri dari barang atau logam mulia, umpamanya gelang emas atau semacamnya. Sesirah ini untuk membedakan antara orang bebas dan budak karena pada zaman dahulu masih ada perbudakan dengan istilah panjak atau sepangan  ( dari bahasa sasak) Lampak lemah atau Nampak lemah artinya, lampak (telapak), lemah (tanah) lampak ini berupa uang.Pemegat yang biasa disebut pemegat wi...